Langsung ke konten utama

Pemuda Berani

Suatu ketika saya diajak oleh kawan saya untuk mengikuti suatu seminar yang sangat revolusioner menurut saya. Dalam seminar tersebut pembicara mengatakan, untuk menjadi seorang PEMIMPIN kita harus memiliki impian, tetapi impian saja tidak cukup ternyata kunci kedua yaitu KEBERANIAN. Keberanian itu bukan berarti kita tidak memiliki rasa takut, tetapi bagaimana logika rasional kita digunakan untuk mendapatkan impian itu.

Modal keberanian inilah yang membedakan PEMUDA INDONESIA dengan pemuda negara lain pada tahun 1948an atau pada saat tentara pasukan NICA dari Inggris dan sekutunya menggempur KOTA SURABAYA . Tentara NICA tidak akan kalah jika hanya dilawan dengan bambu runcing AREK-AREK SUROBOYO, tetapi mereka kalah dengan KEBERANIAN para pemuda untuk memperjuangkan imipian kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan semboyan MERDEKA ATAU MATI itulah Bung Tomo mengobarkan semagat dan menumbuhkan keberanian dalam diri AREK-AREK SUROBOYO.

Sudah layaklah kita sebagai intelektual muda bangsa yang akan memimpin bangsa dimasa mendatang kita juga harus memperjuangkan impian kita, impian bangsa kita dan berani melawan semua halangan serta rintangan yang mengganggunya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

wisata asyik mengitari candi Pawon , magelang

Siapa yang pernah berwisata ke Candi Pawon??? Atau malah sebagian besar kita malah ndak tau dmana letak nya. Candi Pawon berada di jalur menuju borobudur dari arah Pabelan (jalan Jogja - Magelang). letaknya lebih kurang 6,5 km dari ujung jalan pabelan tersebut. Memang secara keterkenalan kompleks candi Pawon kalah tenar dengan dua candi pegapitnya, yaitu candi Borobudur ( berjarak 1750 m) dan candi Mendut (berjarak 1150 m) .  Candi Pawon dipugar tahun 1903. Nama Candi Pawon tidak dapat diketahui secara pasti asal-usulnya. J.G. de Casparis menafsirkan bahwa Pawon berasal dari bahasa Jawa Awu(=abu) mendapat awalan pa dan akhiran an yang menunjukkan suatu tempat. Dalam bahasa Jawa sehari-hari kata pawon berarti dapur., akan tetapi casparismengartikan perabuan.  Penduduk setempat juga menyebutkan candi Pawon dengan nama Bajranalan. Kata ini mungkin berasal dari kata Sansekerta Vajra (=halilintar) dan anala (=api). Di dalam bilik candi ini sudah ditemukan lagi arca sehi...

Batik Padi Boeloe Wiji Soeharto

Memasuki Desa Babagan, sebuah kawasan pecinan tempat batik Lasem masih dikembangkan sebagai industri rumahan. Ada beberapa rumah yang menjadi sentra pembuatan batik dan siang yang disertai hujan itu kami singgah di rumah Wiji Soeharto (Sie Hoo Tjauw) pengusaha batik Lasem dengan merk “Padi Boeloe”. Dengan ramah Wiji menyapa dan mempersilakan kami melihat-lihat batik di rumah tuanya. Alm. Pak Widji Soeharto (sumber: suaramerdeka.com) Gaya dan tuturnya yang bersahaja membuat suasana cepat menjadi hangat seiring kisah-kisahnya yang tak beraturan perihal batik Lasem dan perjalanan dirinya. Satu persatu koleksinya dari yang paling sederhana hingga yang paling langka dibeberkan sambil menerangkan warna dan motifnya.  Kisah pilunya mengalir datar tentang minimnya minat pengusaha geluti batik Lasem saat ini dan secara otomatis akibatkan menurunnya tenaga kerja yang terserap. Berbeda dengan kisahnya di tahun 1970an saat-saat awal Wiji jalankan bisnis batik warisan orang tuanya ini, a...

Jepretan di sekitar Candi Pawon

Pabrik tahu yang berada disekitar komples candi Pawon ini bisa kunjungi makan sekaligus belajar bagaimana membuat tahu mulai dari berupa kedelai hingga berbetuk kotak. hmmm yummy Kalau mau belanja oleh-oleh kerajinan khas seperti topeng batik dan beberapa cinderamata bisa juga lhoo dibeli disini. Tapi ingat yaa kalau nawar 45% dari harga asli yaa, terkadang mereka menawarjannya terlalu mahal, karena memang selain jarang dikunjungi oleh wisatawan, para pedagang disini pengennya laba gede. hehehe naaah. kalau yang ini saya lupa nama bapak pemiliknya, rumah beliau dijadikan salah satuspot untuk cadle light dinner. cukup merogoh kocek Rp. 1.500.000an atau US$ 100-150 per orang , cukup murah kan? Alhamdulillah sudah pernah coba.