Langsung ke konten utama

Belajar Menjadi Elang Masa Depan

Bagi sebagian orang elang dililhat sebagai hewan yang sangat cakap dibandingkan hewan dari sukuAves (unggas) yang ada di muka bumi sekarang. Memiliki pandangan yang tajam, cengkraman kuku yang kuat, serta ketangguhan dalam susur udara. Sekecil apapun mangsa yang ada di atas permukaan tanah bisa dilihatnya dari kejauhan atas langit.
Jika kita bisa melihat karakteristik yang dimiliki elang, tentu kita harusnya merenungkan apa-apa yang sudah ada di dalam tubuh kita. Ketajaman otak kita dalam menganalisis masalah, kebersihan hati kita dalam memilih pekerjaan serta kepekaan kita untuk terus mendengar suara alam. Semua itu ada didalam tubuh kita , disadari atau tidak. Hal ini berlaku bagi semua manusia yang masih menghirup O2 untuk melanjutkan kehidapannya, tidak terkecuali saudara-saudara kita difable.Sebagian dari mereka tidak bisa melihat tetapi mata hati mereka jauh lebih tajam memandang ketimbang kita yang masih dititipi indra penglihatan yang lengkap dan sempurna.
Kembali ke sosok sang elang. Di tubuhnya terdapat sepasang kaki yang disertai kuku tajam untuk mencengkram mangsa. Jika kita merenungkan kembali, cengkraman yang kuat bisa membawa hewan tangkapan yang besar, maka ketika kita bisa memfokuskan dimana kekuatan terbesar kita berada- mungkin di bidang yang kita geluti sekarang atau dimanapun itu- saya yakin kita akan meraik yang luar biasa besar dari situ, karena memang tuhan maha adil, asal kita mau bergerak, layaknya elang yang menukik turun dari langit menuju muka bumi untuk menangkap mangsanya.
Melihat itu semua saya percaya pemuda Indonesia kedepan adalah generasi elang yang tetap mencengkram dengan kuat nilai-nilai kemanusian untuk seluruh umat didunia. Disamping itu pemuda Indonesia bisa tajam dalam melihat peluang serta tantangan kedepan, apa-apa yang menjadi hambatan dan apa-apa yang menjadi pendukung untuk maju nya negeri bumi pertiwi ini.

Pemuda Indonesia , AKU UNTUK BANGSAKU

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batik Padi Boeloe Wiji Soeharto

Memasuki Desa Babagan, sebuah kawasan pecinan tempat batik Lasem masih dikembangkan sebagai industri rumahan. Ada beberapa rumah yang menjadi sentra pembuatan batik dan siang yang disertai hujan itu kami singgah di rumah Wiji Soeharto (Sie Hoo Tjauw) pengusaha batik Lasem dengan merk “Padi Boeloe”. Dengan ramah Wiji menyapa dan mempersilakan kami melihat-lihat batik di rumah tuanya. Alm. Pak Widji Soeharto (sumber: suaramerdeka.com) Gaya dan tuturnya yang bersahaja membuat suasana cepat menjadi hangat seiring kisah-kisahnya yang tak beraturan perihal batik Lasem dan perjalanan dirinya. Satu persatu koleksinya dari yang paling sederhana hingga yang paling langka dibeberkan sambil menerangkan warna dan motifnya.  Kisah pilunya mengalir datar tentang minimnya minat pengusaha geluti batik Lasem saat ini dan secara otomatis akibatkan menurunnya tenaga kerja yang terserap. Berbeda dengan kisahnya di tahun 1970an saat-saat awal Wiji jalankan bisnis batik warisan orang tuanya ini, a...

perjalanan Lasem (1/2)

Pak Widji Soeharto (alm)  Batik Padi Boeloe Wiji Soeharto Memasuki Desa Babagan, sebuah kawasan pecinan tempat batik Lasem masih dikembangkan sebagai industri rumahan. Ada beberapa rumah yang menjadi sentra pembuatan batik dan siang yang disertai hujan itu kami singgah di rumah Wiji Soeharto (Sie Hoo Tjauw) pengusaha batik Lasem dengan merk “Padi Boeloe”. Dengan ramah Wiji menyapa dan mempersilakan kami melihat-lihat batik di rumah tuanya. Gaya dan tuturnya yang bersahaja membuat suasana cepat menjadi hangat seiring kisah-kisahnya yang tak beraturan perihal batik Lasem dan perjalanan dirinya. Satu persatu koleksinya dari yang paling sederhana hingga yang paling langka dibeberkan sambil menerangkan warna dan motifnya. Kisah pilunya mengalir datar tentang minimnya minat pengusaha geluti batik Lasem saat ini dan secara otomatis akibatkan menurunnya tenaga kerja yang terserap. Berbeda dengan kisahnya di tahun 1970an saat-saat awal Wiji jalankan bisnis batik warisan orang tu...

Belajar Hidup Ketika Berjalan di Jalan Raya

Sebagian dari kita sudah pasti pernah melakukan perjalanan, baik dalam kota maupun luar kota. Melewati jalan sempit, jalan perkotaan hingga jalan raya yang dimana semua jenis kendaraan berada disitu. Ada pula jalan tol yang tidak semua orang bisa melewatinya, bisa melewatinya tetapi ada syarat yang berlaku. Saya merasa akan menjadi seorang penguasa jalan tersebut ketika kendaraan yang saya pacu itu dapat melewati beberapa kendaraan lainnya, becak, delman, sepada, sepada motor, mobil roda emat hingga roda lebih dari enam buah. Ketika Anda mendahului becak sedang Anda menggunakan sepeda motor sudah bisa dipastikan tidak ada hambatan yang berarti, tetapi jika kita menggunakan sepeda itu akan terasa sulit jika akan mendahului sepeda motor. Jika bisa itupun karena sepeda motor harus mengantri untuk bisa melanjutkan perjalanan berikutnya. Lantas apa IMPIAN kita atau mau jadi apa kita ketika berada pada jalan yang banyak rupa ini. Mau jadi sebuah becak, yang dimana di sebagian kota besar...