Pak Widji Soeharto (alm) Batik Padi Boeloe Wiji Soeharto Memasuki Desa Babagan, sebuah kawasan pecinan tempat batik Lasem masih dikembangkan sebagai industri rumahan. Ada beberapa rumah yang menjadi sentra pembuatan batik dan siang yang disertai hujan itu kami singgah di rumah Wiji Soeharto (Sie Hoo Tjauw) pengusaha batik Lasem dengan merk “Padi Boeloe”. Dengan ramah Wiji menyapa dan mempersilakan kami melihat-lihat batik di rumah tuanya. Gaya dan tuturnya yang bersahaja membuat suasana cepat menjadi hangat seiring kisah-kisahnya yang tak beraturan perihal batik Lasem dan perjalanan dirinya. Satu persatu koleksinya dari yang paling sederhana hingga yang paling langka dibeberkan sambil menerangkan warna dan motifnya. Kisah pilunya mengalir datar tentang minimnya minat pengusaha geluti batik Lasem saat ini dan secara otomatis akibatkan menurunnya tenaga kerja yang terserap. Berbeda dengan kisahnya di tahun 1970an saat-saat awal Wiji jalankan bisnis batik warisan orang tu...
Bersama kawan-kawan pegiat pusaka Jogja, Rembang, Kota Magelang dan Jakarta (dari ki-ka; Mas Joyo, Mbak Adriani, Pak Wawan, saya, Mbak Uci dan mas Bagus Priyana) bincang ringan sesama alumni Arsitektur UGM Sambutan hangat dari tuan rumah Pondok Pesantren Kauman Lasem -Gus Zaim. "ngajak caroook" berpose didepan rumah Gus Zaim (pengasuh pondok Kauman, Lasem) , ruamh beliau dulu adalah rumah pengusaha angciu berbagi ilmu tentang olah desain pusaka rumah koko Henri Ying