Langsung ke konten utama

Dzikir Pembuka Rizqi

1. Bismillahi rohmaanir rohiim 313 X
2. Ya Hayyu, ya qoyyum 113 X
3. Allohumma ya syiir, wa la tu’a syiir 101 X
4. Ya Rozaqu, Ya Wahabu, Ya Ghoniyyu, Ya Mughni 307 X
5. Hasbunallohu wanikmal wakiil, nikmal maula wanikman nasiir. Subhannallohu mil ul miizaani, wamuntahal ilmi wamablaghor ridho, wa ziinatal arsy, laa mal ja’a walaa man ja’a minallohi ilalloh, Subhanallohi adzas saf ‘i wal wat’ri , wa ada da kalimatillahit taamaati kulliha.
As’aluka salamata birohmatika yaa arhamar rohiimiin.
La haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adziim
Wahasbunallohu wanikmal waki il. 41 X
6. Do’a ( dengan bahasa sendiri disesuaikan dg hajadnya )
Contoh :
Duh Gusti, sampun katah sanget nikmat, rohmat lan barokah engkang panjenengan aturaken dumateng kawulo, nanging kawulo dalem puniko dados tiyang ingkang tansah ingkar dumateng sedoyo perintah Panjenengan, tasih mbantah lan mbangkang dumateng sedoyo kuwajiban lan kebeneran Panjenengan, sehinggo salebete gesang puniko sampun katah duso lan duroko kang kawulo lampahi.Pramilo meniko duh Gusti, mugiyo Panjenengan paring pangapuro dumateng sedoyo duso lan duroko kulo, lan mugiyo Panjenengan paring pitedah atas pinten – pinten nikmat, rohmat lan barokah dumateng kawulo dalem.
Duh Gusti, - Menawi rizki kawulo tasih wonten langit, mugi Panjenengan dawahaken lan Panjenengan paringaken dumateng kawulo dalem.
· Menawi rizki kawulo tasih wonten salebete bumi, mugi Panjenengan medalaken lan Panjenengan paringaken dumateng kawulo dalem.
· Menawi rizki kawulo tasih tebih, mugiyo Panjenengan celak’aken lan Panjenengan paringaken dumateng kawulo dalem.
· Menawi rizki kawulo tasih ewet, mugiyo Panjenengan nggampilaken lan enggal Panjenengan paringaken dumateng kawulo dalem.
· Menawi rizki kawulo tasih sekedik, mugiyo Panjenengan tambahi lan Panjenengan paringaken dumateng kawulo dalem.
Amiin, amiin ya robbal alamiin.
Catatan : 1. Dilaksanakan pada malam 1 rajab sampai malam 3 / 7 rajab setiap malam + jam 00.00.
2. Diawali dengan sholat sunnah 2 rokaat.
3. Sebelum melaksanakan lebih baik mandi dulu.
4. Diutamakan memakai wangi – wangian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batik Padi Boeloe Wiji Soeharto

Memasuki Desa Babagan, sebuah kawasan pecinan tempat batik Lasem masih dikembangkan sebagai industri rumahan. Ada beberapa rumah yang menjadi sentra pembuatan batik dan siang yang disertai hujan itu kami singgah di rumah Wiji Soeharto (Sie Hoo Tjauw) pengusaha batik Lasem dengan merk “Padi Boeloe”. Dengan ramah Wiji menyapa dan mempersilakan kami melihat-lihat batik di rumah tuanya. Alm. Pak Widji Soeharto (sumber: suaramerdeka.com) Gaya dan tuturnya yang bersahaja membuat suasana cepat menjadi hangat seiring kisah-kisahnya yang tak beraturan perihal batik Lasem dan perjalanan dirinya. Satu persatu koleksinya dari yang paling sederhana hingga yang paling langka dibeberkan sambil menerangkan warna dan motifnya.  Kisah pilunya mengalir datar tentang minimnya minat pengusaha geluti batik Lasem saat ini dan secara otomatis akibatkan menurunnya tenaga kerja yang terserap. Berbeda dengan kisahnya di tahun 1970an saat-saat awal Wiji jalankan bisnis batik warisan orang tuanya ini, a...

perjalanan Lasem (1/2)

Pak Widji Soeharto (alm)  Batik Padi Boeloe Wiji Soeharto Memasuki Desa Babagan, sebuah kawasan pecinan tempat batik Lasem masih dikembangkan sebagai industri rumahan. Ada beberapa rumah yang menjadi sentra pembuatan batik dan siang yang disertai hujan itu kami singgah di rumah Wiji Soeharto (Sie Hoo Tjauw) pengusaha batik Lasem dengan merk “Padi Boeloe”. Dengan ramah Wiji menyapa dan mempersilakan kami melihat-lihat batik di rumah tuanya. Gaya dan tuturnya yang bersahaja membuat suasana cepat menjadi hangat seiring kisah-kisahnya yang tak beraturan perihal batik Lasem dan perjalanan dirinya. Satu persatu koleksinya dari yang paling sederhana hingga yang paling langka dibeberkan sambil menerangkan warna dan motifnya. Kisah pilunya mengalir datar tentang minimnya minat pengusaha geluti batik Lasem saat ini dan secara otomatis akibatkan menurunnya tenaga kerja yang terserap. Berbeda dengan kisahnya di tahun 1970an saat-saat awal Wiji jalankan bisnis batik warisan orang tu...

Belajar Hidup Ketika Berjalan di Jalan Raya

Sebagian dari kita sudah pasti pernah melakukan perjalanan, baik dalam kota maupun luar kota. Melewati jalan sempit, jalan perkotaan hingga jalan raya yang dimana semua jenis kendaraan berada disitu. Ada pula jalan tol yang tidak semua orang bisa melewatinya, bisa melewatinya tetapi ada syarat yang berlaku. Saya merasa akan menjadi seorang penguasa jalan tersebut ketika kendaraan yang saya pacu itu dapat melewati beberapa kendaraan lainnya, becak, delman, sepada, sepada motor, mobil roda emat hingga roda lebih dari enam buah. Ketika Anda mendahului becak sedang Anda menggunakan sepeda motor sudah bisa dipastikan tidak ada hambatan yang berarti, tetapi jika kita menggunakan sepeda itu akan terasa sulit jika akan mendahului sepeda motor. Jika bisa itupun karena sepeda motor harus mengantri untuk bisa melanjutkan perjalanan berikutnya. Lantas apa IMPIAN kita atau mau jadi apa kita ketika berada pada jalan yang banyak rupa ini. Mau jadi sebuah becak, yang dimana di sebagian kota besar...